Resume SELF2 / 26 Agustus 2018
“Dinamika Dakwah Dalam Setiap Kepengurusan SEF"
Kak Reza
Awal kepengurusan Kak Reza yakni di tahun 2006. Dahulu belum ada open recruitment, anggota pun
hanya beranggotakan tujuh orang. Dan di tahun selanjutnya baru diadakan open recruitment. Yang
dihadapi antara lain anggota masih sedikit, dan diawal masih merintis dinamika datang dari pihak luar
seperti masih banyaknya orang alergi terkait dengan ilmu syariah, sehingga harus meyakinkan betulbetul
orang-orang pada saat itu, selain itu belum adanya softskill dengan nilai adanya sertifkat juga
membuat orang-orang sulit untuk diajak mengikuti seminar-seminar.
Pesan dari Kak Reza:
1. Coba luruskan niat kembali, untuk apa ada di SEF ini?
Karena terdapat 3 golongan orang ahli neraka, yaitu :
Seseorang yang membaca Al-Qur’an dengan tartil dan merdu namun tujuannya adalah
hanya untuk disebut Qori’
Seseorang yang dermawan namun niatnya adaah untuk dikatakan dermawan
Orang yang berjihad di jalan Allah, yang tujuannya hanya ingin dikatakan seorang
pemberani
2. Sadarilah kita seorang Pemuda Islam
3. Tuntutlah ilmu terutama mengenai Islam karena ada dua orang yang tidak akan merasa kenyang
di dunia ini, yaitu orang yang mengejar dunia dan orang yang lapar akan ilmu.
Kak Rizky Rizaldy
1. SEF itu cermin (filsafat). SEF adalah cermin untuk mengetahui kita ini siapa, apa kekurangan
kita dan apa yang harus kita perbaiki. Attitude yang harus kita miliki harus kerendahan hati dan
keridhoan kita kepada Allah. Kita ini pada dasarnya outlayers, yaitu jangan menilai kenormalan
publik sebagai kebenaran. Allah pilih pundak yang tepat dan kuat untuk mengemban dan
mengemblikan kehormatan agama. Dakwah yang paling objektif dalam menilai diri kita yaitu
saudara/saudari kita. Jangan mengharapkan kenormalan ada di SEF ini. Mindset kita adalah
mindset pemenang.
2. Perbanyak bertemu, kurangi kesendirian. Kasih sayang tidak akan sampai jika hanya melalui
chat Whatsapp dan lain sebagainya. Perbanyak diskusi dengan bertemu. Dan jika bertemu
berusahalah untuk berada di sekitar masyarakat secara langsung agar basah dan subur hati kita.
Pesan Kak Aldy yaitu kita harus berusaha transparan tanpa mengesampingan kerahasiaan tertentu,
NO kakak-kakak eksklusif, cintailah majelis, jalinlah ukhuwah dan jika ada yang salah, maka
perbaikilah.
Kak Irul
Di SEF ini sudah benar sebagai lembaga dakwah, dan kita disini harus ikhlas dalam menerima amanah
yang diberikan karena jika kita dididik seperti apapun itu, jika tidak ikhlas maka efeknya akan bahaya
untuk kedepannya. Pelajari dan perdalam lagi budaya dalam membaca bukunya. Itu sangat penting
karena untuk berdakwah ini hal yang sangat dibutuhkan yaitu ilmu.
Pesan untuk BPH :
1. Semangat untuk menuntut ilmu, dan tidak manja
2. Perbaiki akhlak dan akidahnya
3. Jika kita mengeluh seharusnya kita malu karena kepengurusan di awal lebih berat dari ini.
Kak Kahfi
Permasalahan terbesar di kepengurusan ini adalah adanya “menuntut” sehingga menimbulkan gap.
Masalah yang menjadi momok di SEF dari “keilmuan” yaitu dari individunya yang tidak gelisah atas
kebodohannya. Kejayaan Islam itu pasti, dan Medinat Al Falah merupakan suatu langkah untuk
membuat peradaban tersebut. Dan tiket untuk iku dalam kejayaan Islam itu maka harus “Iqro”
Kak Husin
Orang-orang besar adalah orang-orang pilihan dari Allah, dan itu ada di keluarga SEF ini. Dan kalau
ingin jadi orang besar yang bermanfaat, maka ikuti alurnya di SEF, jangan banyak bertanya, jangan
mengeluh. Dan salah satu cirri orang besar adalah mereka yang detail dengan hal-hal yang kecil.
Jangan menjadi seseorang yang gelas penuh yaitu tidak mau menerima nasihat, tidak mau dikritik maka
dengan hal itu akan menjadikannya sebagai seorang yang kerdil. Pemenang itu sejatinya bukan yang
kuat fisiknya tetapi yang bisa bertahan sampai akhir.
Kak Rivaldi Samah
Jangan pernah merasa sombong dalam dakwah ini, selalu memohon kepada Allah. Jauhkan pikiran
bahwa kita punya masalah paling berat, karena diluar sana masih ada yang lebih berat. Milikilah akhlak
dan perilaku terbaik, jadikan SEF sebagai kendaraan untuk mencapai ridho Allah.
Kak Qodhyan Fatahillah
Di SEF itu takdir, dinamikanya selalu bergerak tidak berhenti. Dan kita harus menjadi sesuatu bukan
menemukan sesuatu setelah menerima takdir ini. Yang membuat semangat di SEF adalah mimpi,
dengan mencari mimpi seabstrak mungkindi SEF. Jangan terlalu bawa perasaan dalam dakwah ini.
Makin banyak masalah di SEF makin peka dan makin bergerak secara dinamis dakwah ini.
Kak Roqqib
Untuk mengetahui dinamika di SEF yaitu dengan mengenal diri kita dahulu, kemudian mengenal tim
kita, mengenal organisasi, dan mengenal lingkungan/tantangan dengan membuat target untuk tujuan
kedepannya, sering menanyakan kabar tim, mengenal budaya dalam organisasi, kemudian menyusun
dan memperkirakan hal-hal yang terjadi, lalu mengevaluasi bersama.
Pesan dari Kak Roqqib yaitu
ciptakan dinamika dakwah yang lebih baik dengan menyusun rencana, eksekusi, dan evaluasi.
Dinamika dakwah itu harus bersama-sama, membangun dinamika harus punya niat untuk
kebermanfaatan. Dinamika itu harus ikhlas untuk menerima masukan dan kritikan. Kita harus amanah
karena amanah tidak salah memilih pundak.
Resume SELF2 / 26 Agustus 2018
Leadership Group Discussion (LGD) : Supporting System
Pengambilan keputusan yang harus diambil secara objektif terkait visi dan misi serta tujuan yang
dimana diambil dari beberapa alternatif keputusan dan diambillah keputusan yang dinilai terbaik.
Pertanyaan 1: Mengapa kita perlu membangun supporting system?
Supporting system ini ibarat sistem tubuh manusia, sangat penting karena akan menjalankan sistem di
SEF. Dan sangat penting, karena akan membantu sistem yang ada di sebuah organisasi dan akan
memperlancar sistem yang ada (Kak Taufik). Adanya sinkronisasi dengan Sumber Daya Manusia
(SDM) dan supporting system yang saling bersinergi (Kak Nina). Sebagai penyokong untuk menuju
tujuan yang sama dan meminimalisir hambatan yang ada, perlu adanya tata kelola yang baik untuk
supporting system (Kak Mulyadi). Ada dua faktor dalam supporting system yaitu internal dan
ekstrenal. Dari adanya supporting system untuk mendidik internal dan menghasilkan didikan yang baik
(Kak Wawan). Supporting system dengn memaksimalkan sistem yang ada sebagai sistem pendukung
(media dan fasilitas) dengan memanfaatkan potensi Mujahid SEF (Endang).
Kasus (Kak Atul) : Bagaimana Mujahid SEF untuk mengatasi ego dalam mencapai supporting system?
Mengontrol ego individu masing-masing (Kak Wizly). Dengan membangun keyakinan dengan
berkomuniksi satu sama lain dan saling percaya lalu tabayyun (Kak Akrom). Dengan memahami sistem
dalam SEF sendiri, memahami aturan dn satu pemikiran (Kak Septian). Perlu adanya supporting
system dan keputusan pun tidak hanya dari beberapa pihak yaitu dengan cara pertama yang harus
dilakukan yaitu mendekati orang yang egois secara personal/pribadi, kemudian mengambil keputusan
yang objektif dan bersama-sama, dan terakhir dengan musyawarah serta tidak mengutamakan
keputusan secara sepihak (Kak Rahmat). Ego itu pun mengikuti sistem yangada, ego timbul ketika
sistem itu pun berjalan dengan arah yang positif (Kak Zaki).
Pertanyaan 2 : Bisakah supporting system diterapkan?
Melihat kembali tata kelola supporting system yang berjalan (Kak Wizly). Mengelola ego dalam
organisasi itu sendiri dengan mengetahui ego dari masing-masing individu yang mana ia memiliki
kepentingan lain di luar organisasi dan di dalam organisasi. Dan sangat diperlukan untuk membuat ego
yang ada mengarahkan kepada hal-hal baik di luar maupun di dalam organisasi (Endang). Supporting
system itu harus didukung dengan pengetahuan yang dinilai harus sama dimana paham fungsi setiap
divisi agar tidak terlihat isi dapur dari divisi itu sendiri (Kak Nabbila). Contohnya adalah SCI dengan
bentuk supporting system yaitu adanya komite-komite dalam pelaksanaannya dan perlu bantuan
Sumber Daya Manusia (SDM) lainnya untuk memberi dukungan agar acara dapat berjalan lancar dan
sesuai harapan.
Pertanyaan 3 : Bagaimana membangun diri kita untuk supporting system?
Harus memahami diri kita sendiri dengan begitu kita juga akan bisa memahami orang lain,
implementasinya dapat dicontohkan dari supporting system dalam kepengurusan (BPH). Untuk
membangun diri kita sebagai suppoting system yaitu dengan mengetahui prioritas kita seberapa besar
untuk SEF dan apa yang kita berikan untuk SEF (Kak Akrom). Berikan dengan ilmu pengetahuan,
kemudian meminimalisir keegoisan dengan merubah diri sendiri, setelah itu tentukan posisi kita dan
porsi kita di SEF (Kak Olyn).Kita harus mengetahui tangible dan intangible dalam membangun diri
kita ini yaitu dengan mengetahui dan membahas target dan tujuan, kemudian performance supporting
dan motivation supporting serta berusaha untuk optimal dalam management stress (Kak Zaki).Satu
pendapat dan menyatukan pendapat serta mempercayakan keputusan dalam suatu kepemimpinan dri
seorang pemimpin (Kak Septian).
Pendapat (Kak Eka) tentang supporting system :
Kepengurusan BPH itu satu.
Saling membantu untuk mencapai tujuan
Dengan memperbaiki leadership 360’, untuk berkomunikasi secara ke atas, ke kiri dan kanan,
serta ke bawah dimana harus seimbang.
Kepemilikan SEF untuk tujuan bersama.
Tidak boleh disebutkan kembali kata tangible dan intangible
Pendapat (Kak Via) tentang supporting system :
Keputusan tertinggi ada pada musyawarah dalam SEF, bukan pada ketua
Dan pastikan keputusan tersebut disepakati oleh seluruh yang ada dalam musyawarah.
Terapkan kembali leadership 360’
Pertanyaan 4 : Pada saat pemimpin mengambil keputusan dan terjadi kesalahan besar dan tidak dapat
dimaklumi, bagaimana sikap kalian?
Muhasabah (Kak Wizly), mengambil keputusan yang kuat (Kak Akrom), antisipasi terlebih dahulu dan
menerima resiko (Kak Rahmat), menyikapi, memahami keputusan tersebut dan musyawarah kembali
(Kak Septian), tabayyun (Kak Muyadi), mendengar dan menaati selama keputusan itu baik, perlu
diskusi untuk mengontrol egoism pemimpin (Kak Zaki), melihat maslahah dan diperbaiki (Kak
Taufik), jangan menghilang dan jangan ditinggalkan (Kak Nina), diselesaikan dengan solusi (Kak
Reren), menghormati keputusannya, dan menjalani keputusan (Kak Yolanda), evaluasi dan merubah
bersama (Kak Aulia), jangan menghilang dan menghadapi bersama (Endang), hadapi bersama dan
menyelesaikan bersama tanpa menyalahkan (Kak Olyn).
Pertanyaan 5 : Apa permasalahan dan solusi dalam supporting system?
Masalah : koordinasi, egois, kepercayaan dan komunikasi.
Solusi : memberikan motivasi dan pemahaman (Kak Aulia), membangun kepercayaan dengan
menasihati an komunikasi yang baik (Kak Reren), dan membangun komunikasi dengan sering bertemu
(Kak Yolanda).
Kesimpulan : Memahami Leadership 360’ dan mempraktikkan leadership 360’ tersebut dalam
kepengurusan selanjutnya dan memberikan hal terbaik untuk adik-adiknya nanti.
"Don't let dreams be a dream, but make a dream be the biggest real opportunity." -Myself
Senin, 27 Agustus 2018
Selasa, 19 Juni 2018
TUGAS SOFTSKILL REVIEW IKLAN "INDOMIE"
Nama : Endang Sulastri
NPM : 12215218
Kelas : 3EA23
REVIEW
Iklan INDOMIE versi "Indomie Iringi Terus Tekadmu Sejak Dulu, Hingga Nanti" merupakan salah satu variasi iklan dari produk mie instan unggulan di Indonesia yang diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Indomie sendiri sudah mengeluarkan banyak iklan yang inovatif dan kreatif. Dan oleh karena banyaknya versi iklan yang dikeluarkan Indomie, disini saya akan mengulas tentang iklan Indomie untuk versi "Indomie Iringi Terus Tekadmu Sejak Dulu, Hingga Nanti"
Mengenai Iklan (Deskripsi):
Seiring Indonesia yang semakin dewasa, tak terasa Indomie ikut menjadi saksi tumbuhnya Indonesia selama 45 tahun melalui sajian rasa. Dimulai dari tahun 1972, Indomie hadir dengan rasa yang nikmat dan memberikan semangat yang dibutuhkan masyarakat Indonesia dalam membangun negara tercinta, Indonesia.
Di awal iklan ditampilkan seorang anak kecil yang menyiapkan sebuah makanan yakni mie instan dari produk Indomie rasa "Kaldu Ayam". Didukung dengan latar belakang vintage tahun 1972. Anak kecil tersebut menaiki sepeda dan mengantarkan makanan tersebut ke ayahnya yang sedang bekerja dalam sebuah proyek pembangunan. Dan mereka memakan bersama makanan tersebut, disini Indomie bermaksud menyampaikan bahwa mie instan yang dihadirkan merupakan makanan yang rasanya nikmat dan hadir saat semangat dibutuhkan.
Dilanjutkan dengan latar belakang tahun 1984, anak tersebut tumbuh menjadi seorang remaja. Ditampilkan di dalam iklan, anak tersebut menaiki sepedanya lalu ia memberhentikan sepedanya di sebuah warung dimana sedang diadakan nonton bareng olimpiade bulu tangkis. Pada bagian itu ditampilkan bahwa ketika ia sampai warung, seorang ibu paruh baya memberikan mie instan Indomie. Kemudian anak remaja tersebut membawa mie Indomie tersebut ke tengah keramaian orang yang sedang menonton bulu tangkis, disini Indomie bermaksud menyampaikan bahwa Indomie hadir untuk menyebarkan dukungan untuk negeri dengan adanya tontonan olimpiade bulu tangkis dimana Indonesia yang sedang bertanding.
Di bagian selanjutnya, anak remaja tersebut keluar dari warung tersebut, dan ia membeli koran di sebuah lapak penjual koran yang dijajakkan seorang bapak paruh baya di sekitar warung sebelumnya. Ditampilkan kembali koran yang dibuka dan terdapat tulisan besar "Indonesia Bangkit Dari Krisis" dan diletakkan mie Indomie di sekitar koran tersebut, dengan maksud menyampaikan bahwa Indomie hadir saat berusaha untuk lalui tantangan dan di bagian itu memakai latar belakang tahun 1999. Tantangan yang dihadapi remaja itu pun membuahkan hasil yakni ia dapat membuka sebuah bengkel motor yang ia namai "Bengkel Motor BANGKIT".
Dilanjutkan dengan latar belakang tahun 2008, remaja tersebut telah beranjak dewasa dan ditampilan bagian iklan ketika ia sudah memiliki keluarga yakni istri dan seorang anak perempuannya. Dimana ditampilkan ketika ia sedang bersama anak dan istrinya di sebuah rumah yang dimana terdapat tulisan pada hari itu adalah Hari Batik Nasional, mereka bersama dan menunjukkan ekspresi keluarga dengan tawa bahagia. Di sini Indomie bermaksud menyampaikan bahwa sampai ia berkeluarga ia tetap menikmati rasa nikmat dari Indomie tersebut.
Di bagian selanjutnya, ditampilkan bahwa Indomie telah disukai di banyak negara, yakni disukai di Amerika (menggunakan latar belakang seorang wanita asal Amerika di Youtube yang memegang kemasan Indomie dan bermaksud menyampaikan USA love Indomie), disukai di Afrika (menggunakan latar belakang orang-orang Afrika yang sedang menyantap Indomie), dan tersebar di Eropa (menggunakan latar belakang produk Indomie yang sedang ingin didistribusikan).
Dan di akhir iklan ditampilkan sebuah desain cantik dengan angka 45 dan kalimat "Iringi Terus Tekadmu", di bagian ini Indomie bermaksud menyampaikan bahwa sudah selama 45 tahun Indomie telah hadir dengan berbagai rasa dan hadir untuk terus mengiringi tekad setiap orang, dimana Indomie juga sudah memberikan kontribusi dan kebanggaan tersendiri bagi Indonesia karena telah mampu bersaing di pasar internasional.
Kelebihan Iklan :
- Iklan terlihat sangat cantik dan kreatif karena memberikan cerita tersendiri untuk setiap bagian penting dalam hadirnya Indomie di tengah masyarakat Indonesia.
- Iklan berdurasi 1 menit (60 detik) ini pun dirasa sudah sangat tersampaikan maksud pesan yang sebenarnya ingin ditunjukkan Indomie kepada masyarakat Indonesia yakni tentang hadirnya Indomie saat semangat dibutuhkan, hadir saat menyebarkan dukungan, hadir saat berusaha utuk lalui tantangan dan hadir menjadi selera favourite bagi masyarakat Indonesia.
- Iklan Indomie ini memberikan informasi hampir detail dan sempurna tentang manfaat Indomie sendiri bagi masyarakat Indonesia.
- Iklan Indomie ini berbeda dengan versi iklan Indomie lainnya karena dirasa sangat apik sinematografi yang ditampilkan dalam videonya, selain itu tema yang diusung pun unik yakni vintage menuju masa sekarang. Tema yang jarang sekali ditampilkan oleh iklan produk sejenis maupun produk jenis lainnya.
- Iklan Indomie ini juga mengusung sekali rasa kekeluargaan, nasionalisme, dan kebudayaan Indonesia sendiri, serta mengangkat produk kebanggaan dalam negeri yang mampu bersaing dengan produk luar negeri di pasar internasional.
- Iklan Indomie ini menampilkan juga kemasan produk Indomie dari masa ke masa, yang menjual sekali atas kelangkaan kemasan yang diproduksi, selain itu desain dari kemasan pun sangat menjual karena sudah menjadi identitas sendiri untuk produk mie instan yang satu ini. Hal ini merupakan sisi dan bagian keunikan tersendiri dari produk mie instan karya anak bangsa, yakni Indomie.
Kekurangan Iklan :
- Iklan berdurasi 1 menit (60 detik) ini dirasa kurang lama karna terlalu apik bagi saya. Sehingga jika bisa diperbanyak durasinya, maka akan lebih terasa di tiap bagiannya dan jadi lebih bercerita lagi.
- Iklan Indomie ini tidak menampilkan bahwa bahan-bahan makanan yang digunakan adalah produk yang baik dikonsumsi oleh semua kalangan, karena sasaran iklan lebih mengedepankan minat masyarakat Indonesia sendiri terhadap nikmat rasa dan selera terhadap Indomie. Jika ditampilkan bahan-bahan makanan yang digunakan adalah produk yang baik dikonsumsi oleh semua kalangan, maka akan menjadi nilai lebih bagi Indomie untuk mendapat kepercayaan nyata dari masyarakat.
Pendapat dan Pesan :
Saya sebagai pecinta mie instan, yakni Indomie sangat memberikan aspresiasi tinggi terhadap produk mie instan yang satu ini. Dari kemasan produknya yang sangat iconic sekali dengan identitas yang tidak dapat dijual oleh produk lain, rasa yang nikmat di semua varian rasa yang ditawarkan, pun dengan harganya yang terjangkau. Ketika melihat iklan Indomie dari masa ke masa, saya melihat dan merasa iklan-iklan yang ditampilkan sangat inovatif, ini membuktikan Indomie telah ada di hati masyarakat Indonesia karena keberadaannya sangat dirasakan dan tidak pernah habis ide rasanya produk satu ini untuk menawarkan produk yang berbeda di tiap masanya. Namun dalam mengkonsumsi mie instan satu ini harus tetap dengan kadar konsumsi yang normal dan tidak berlebihan. Jadikan konsumsi mie instan sebagai selingan saja tidak untuk dijadikan kebutuhan konsumsi utama untuk tetap terjaga kesehatannya. Terima kasih :)
Referensi :
- https://www.youtube.com/watch?v=S9dcYlvy2M0
- https://www.liputan6.com/news/read/3059048/45-tahun-indomie-menemani-indonesia-lewat-sajian-rasa
- https://id.wikipedia.org/wiki/Indomie
- http://www.indomie.com/About/History
Rabu, 07 Maret 2018
Tugas Blog Etika Bisnis Ke-1
Nama Anggota
Kelompok :
Alfi
Rusdayanti 10215499
Dini
Nurcahyani 11215962
Endang
Sulastri 12215218
Ratri Indah
Utari 15215686
Yola
Yuliana 17215276
Prinsip-Prinsip Etika Dalam Berbisnis
Perkembangan
bisnis saat ini telah memasuki era globalisasi, dimana terjadi pergerakan
komoditas, modal, dan juga manusia yang seolah tanpa batas menembus ke segala
penjuru dunia. Modal paling utama dalam bisnis adalah nama dan kepercayaan.
Ukuran etika dan sopan santun dalam dunia bisnis sangatlah keras, kalaulah ada
pengusaha yang melanggar etika, mereka lebih banyak mendapat hukuman dari
masyarakat, dibandingkan dari pemerintah. Karena pada dasarnya juga masyarakat
bisnis itu punya jaringan tersendiri, yang sangat luas dan efektif, sehingga
setiap pengusaha yang berbuat curang atau tidak etis, maka namanya akan segera
tersiar, hal itu tentunya akan merusak nama baiknya sendiri. Etika bisnis itu
tidak hanya terlihat dalam hubungan antara pengusaha saja, namun juga terkait
hubungan dengan pemerintah dan tentunya masyarakat. Walaupun sejauh ini ukuran
etis atau tidak etisnya praktik perusahaan dalam masyarakat masih susah diukur,
namun paling tidak kita bisa kembalikan ke hati nurani pengusaha itu sendiri. Dengan
adanya moral dan etika dalam dunia bisnis, serta kesadaran semua pihak untuk
melaksanakannya, perusahaan optimis salah satu kendala dalam menghadapi era
globalisasi dapat diatasi. Etika bisnis juga merupakan cara unggul untuk dapat
memperoleh simpati masyarakat agar perusahaan mampu bertahan.
A.
Definisi
Etika
Dari asal usul kata, Etika berasal
dari bahasa Yunani ‘ethos’ yang berarti adat istiadat/ kebiasaan yang baik
Perkembangan etika yaitu Studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan
kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai
manusia dalam kehidupan pada umumnya. Etika disebut juga filsafat moral adalah
cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia.
Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana
manusia harus bertindak.
B. Definisi Bisnis
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah
suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis
lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa
Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu,
komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan
pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Secara etimologi, bisnis berarti
keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang
menghasilkan keuntungan.
C. Definisi Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan cara untuk
melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan
individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan
dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam
membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang
saham, masyarakat. Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis
yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang
dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan
peraturan yang berlaku. Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi
seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk
melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur,
transparan dan sikap yang profesional.
Pendekatan Etika Bisnis
1.
Utilitarian Approach
Dalam
pendekatan ini, setiap tindakan harus didasarkan dengan konsekuensinya. Untuk
itu, sebelum bertindak, Anda harus memberikan manfaat yang besar baru
masyarakat dengan cara yang tidak membahayakan dan menggunakan biaya
serendah-rendahnya.
2.
Individual Rights Approach
Pendekatan
ini memiliki pengaruh besar dalam menghargai dan menghormati setiap tindakan
yang dilakukan orang lain. Namun, jika tindakan tersebut dinilai bisa
mengakibatkan suatu perpecahan atau benturan dengan hak orang lain, maka
tindakan tersebut harus dihindari.
3.
Justice Approach
Setiap
pembuat keputusan memiliki kedudukan yang sama, serta bertindak adil dalam
memberikan pelayanan kepada pelanggan, baik perorangan maupun kelompok.
Pendekatan etika bisnis ini akan memberikan keuntungan baik dalam jangka pendek
maupun jangka panjang.
Prinsip-prinsip Etika Bisnis
1.
Prinsip
Otonomi
Otonomi
merupakan sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak
berdasarkan kesadaran sendiri tentang apa yang dianggapnya baik untuk
dilakukan. Seseorang dikatakan memiliki prinsip otonomi dalam berbisnis jika ia
sadar sepenuhnya akan kewajibannya dalam dunia bisnis. Prinsip otonomi
mengharuskan pelaku bisnis mengambil keputusan dengan tepat dan baik, serta
mempertanggungjawabkan keputusan tersebut. Dalam menjalankan prinsip otonomi
ini, dua perusahaan atau lebih bisa berkomitmen menjalankan etika bisnis dengan
prinsip otonomi. Namun, masing-masing perusahaan dapat mengambil pendekatan
yang berbeda-beda dalam menjalankannya. Karena, masing-masing perusahaan pasti
memiliki kondisi dan strategi yang berbeda-beda dalam mencapai suatu tujuan
perusahaan.
2.
Prinsip
Kejujuran
Kejujuran
merupakan nilai yang paling dasar untuk mendukung keberhasilan kinerja
perusahaan. Tanpa kejujuran, bisnis tidak akan bertahan lama, karena kejujuran
adalah kunci utama dalam kesuksesan bisnis. Prinsip ini harus diterapkan dalam
segala kegiatan bisnis misalnya saat melaksanakan kontrak terhadap pihak ketiga
maupun karyawan, jujur terhadap konsumen, jujur salam kerja sama, dan lain
sebagainya.
· Kejujuran dalam pemenuhan syarat-syarat
perjanjian dan kontrak
· Kejujuran dalam penawaran barang dan
jasa dengan mutu dan harga sebanding
· Kejujuran dalam hubungan kerja intern
dalam suatu perusahaan
3.
Prinsip
Keadilan
Dalam
prinsip ini berarti setiap orang yang melakukan bisnis meiliki hak untuk
mendapatkan perlakuan yang sama. Sehingga semua pihak yang terkait dalam bisnis
harus memberikan kontribusi baik secara langsung atau tidak langsung terhadap
keberhasilan bisnis. Menerapkan prinsip keadilan berarti semua pihak harus
memiliki akses positif sesuai dengan kemampuan dan peran yang telah diberikan
untuk mendukung keberhasilan bisnis. Prinsip keadilan menuntut agar setiap
orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai dengan
kriteria yang rasional, obyektif dan dapat dipertanggung jawabkan.
Keadilan dalam Bisnis :
a. Keadilan Legal
Menyangkut
hubungan antara individu atau kelompok masyarakat dengan negara. Intinya adalah
semua orang atau kelompok masyarakat diperlakukan secara sama oleh negara di
hadapan hokum
b. Keadilan Komutatif
Mengatur
hubungan yg adil atau fair antara orang yang satu dengan yang lain atau warga
negara satu dengan warga negara lainnya. Dalam bisnis, keadilan komutatif
disebut sebagai keadilan tukar. Dengan kata lain keadilan komutatif menyangkut
pertukaran yang adil antara pihak-pihak yg terlibat. Keadilan ini menuntut agar
baik biaya maupun pendapatan sama-sama dipikul secara seimbang.
c. Keadilan Distributif
Keadilan
distributif (keadilan ekonomi) adalah distribusi ekonomi yang merata atau yang
dianggap merata bagi semua warga negara. Menyangkut pembagian kekayaan ekonomi
atau hasil-hasil pembangunan.
4.
Prinsip
Saling Menguntungkan
Prinsip
ini menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan
semua pihak. Jadi kalau prinsip keadilan menuntut agar tidak boleh ada pihak
yang dirugikan hak dan kepentingannya, prinsip saling menguntungkan menuntut
hak yang sama yaitu agar semua pihak berusaha untuk saling menguntungkan satu
sama lain. Prinsip ini terutama mengakomodasi hakikat dan tujuan bisnis.
5.
Prinsip
Loyalitas
Loyalitas
adalah salah satu hal penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Loyalitas dalam
perusahaan biasanya dapat dilihat dari kerja keras dan keseriusan dalam
menjalani bisnis sesuai dengan visi dan misi. Dengan menerapkan prinsip ini,
berarti tidak boleh mencampurkan urusan pekerjaan dengan urusan pribadi.
6.
Prinsip
Integritas Moral
Setiap
perusahaan harus memiliki integritas moral yang baik. Dengan begitu, perusahaan
lebih dapat dipercaya masyarakat. Menerapkan prinsip ini, berarti seluruh pelaku
bisnis, baik karyawan hingga manajemen harus selalu menjaga nama baik
perusahaan. Prinsip ini menganjurkan agar orang-orang yang menjalankan
bisnis tetap dapat menjaga nama baik perusahaan. Perusahaan harus megelola
bisnisnya sedemikian rupa agar tetap dipercaya, tetap paling unggul dan tetap
yang terbaik.
7.
Prinsip
Tidak Berniat Jahat
Bisnis
didirikan dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat konsumen
dan masyarakat umumnya. Dari komitmen ini tentunya niatan yang ada pada setiap
pelaku bisnis terhadap stakeholder adalah untuk maksud-maksud
mencapai tujuan yang baik dan positif.
8.
Prinsip
Hormat Pada Diri Sendiri
Pengertian
prinsip ini merupakan prinsip tindakan bisnis yang dampaknya berpulang kembali
kepada bisnis itu sendiri. Aktivitas bisnis tertentu ke masyarakat merupakan
cermin diri bisnis yang bersangkutan. Jika bisnis memberikan kontribusi yang
menyenangkan bagi masyarakat, tentu masyarakat memberikan respon sama.
Contoh Pelanggaran Etika Bisnis
1.
Pelanggaran
etika bisnis terhadap transparansi
Sebuah
Yayasan X menyelenggarakan pendidikan setingkat SMA. Pada tahun ajaran baru
sekolah mengenakan biaya sebesar Rp 500.000,- kepada setiap siswa baru.
Pungutan sekolah ini sama sekali tidak diinformasikan kepada mereka saat akan
mendaftar, sehingga setelah diterima mau tidak mau mereka harus membayar.
Disamping itu tidak ada informasi maupun penjelasan resmi tentang penggunaan
uang itu kepada wali murid. Setelah didesak oleh banyak pihak, Yayasan baru
memberikan informasi bahwa uang itu dipergunakan untuk pembelian seragam guru.
Dalam kasus ini, pihak Yayasan dan sekolah dapat dikategorikan melanggar
prinsip transparansi.
2.
Pelanggaran
etika bisnis terhadap akuntabilitas
Sebuah RS
Swasta melalui pihak Pengurus mengumumkan kepada seluruh karyawan yang akan
mendaftar PNS secara otomatis dinyatakan mengundurkan diri. A sebagai salah
seorang karyawan di RS Swasta itu mengabaikan pengumuman dari pihak pengurus
karena menurut pendapatnya ia diangkat oleh Pengelola dalam hal ini direktur,
sehingga segala hak dan kewajiban dia berhubungan dengan Pengelola bukan
Pengurus. Pihak Pengelola sendiri tidak memberikan surat edaran resmi mengenai
kebijakan tersebut. Karena sikapnya itu, A akhirnya dinyatakan mengundurkan
diri. Dari kasus ini RS Swasta itu dapat dikatakan melanggar prinsip
akuntabilitas karena tidak ada kejelasan fungsi, pelaksanaan dan
pertanggungjawaban antara Pengelola dan Pengurus Rumah Sakit.
3.
Pelanggaran
etika bisnis terhadap prinsip empati
Seorang nasabah,
sebut saja X, dari perusahaan pembiayaan terlambat membayar angsuran mobil
sesuai tanggal jatuh tempo karena anaknya sakit parah. X sudah memberitahukan
kepada pihak perusahaan tentang keterlambatannya membayar angsuran, namun tidak
mendapatkan respon dari perusahaan. Beberapa minggu setelah jatuh tempo pihak
perusahaan langsung mendatangi X untuk menagih angsuran dan mengancam akan
mengambil mobil yang masih diangsur itu. Pihak perusahaan menagih dengan cara
yang tidak sopan dan melakukan tekanan psikologis kepada nasabah. Dalam kasus
ini kita dapat mengakategorikan pihak perusahaan telah melakukan pelanggaran
prinsip empati pada nasabah karena sebenarnya pihak perusahaan dapat memberikan
peringatan kepada nasabah itu dengan cara yang bijak dan tepat.
Contoh Etika Bisnis Terlaksana
·
Pelaksanaan
Corporate Social Responsibility (CSR)
PT.FREEPORT
memiliki komitmen untuk mengelola dan meminimalisasi dampak dari kegiatan
operasionalnya terhadap lingkungan dan untuk mereklamasi serta menghijaukan kembali
lahan yang terkena dampak. Melalui kebijakan lingkungan, PT.FREEPORT
berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan dan praktik-prkatik lingkungan yang
baik, menyediakan sumber daya yang cukup layak guna memenuhi tanggung jawab
tersebut dan melakukan perbaikan berkesinambungan terhadap kinerja lingkungan
pada setiap lokasi kegiatan. PT.FREEPORT juga memiliki komitmen kuat untuk
mendukung penelitian ilmilah guna memahami lingkungan di sekitar tempat
PT.FREEPORT beroperasi, serta melakukan pemantauan yang komprehensif untuk
menentukan efektivitas dari praktik-praktik pengelolaan.
Sumber :
Buku :
Untung, Budi. 2012. Hukum dan Etika Bisnis. Yogyakarta:
C.V ANDI OFFSET
Internet :
http://budisma.net/2016/08/5-prinsip-etika-bisnis.html
http://kaharuddin16.blogspot.co.id/2015/04/makalah-prinsip-etika-bisnis.html
https://alena19.wordpress.com/2011/11/28/penerapan-etika-bisnis-yang-tepat/
https://www.jurnal.id/id/blog/2017/pendekatan-dan-prinsip-etika-bisnis-dalam-perusahaan
Sabtu, 06 Januari 2018
TUGAS SOAL SOFTSKILL (PENJELASAN TENTANG KOPERASI)
1. Berikan penjelasan
anda tentang kontribusi koperasi dalam membangun dan memberdayakan ekonomi masyarakat!
Kontribusi koperasi
dalam membangun dan memberdayakan ekonomi masyarakat dapat dilihat dari
berbagai aspek yaitu diantaranya kegiatan produksi dan konsumsi dilakukan oleh
semua masyarakat dan untuk masyarakat itu sendiri. Peranan koperasi dalam memberdayakan
ekonomi masyarakat paling tidak dapat dilihat dari:
a.
Kedudukannya
sebagai industri ekonomi kegiatan ekonomi di berbagai sektor
b. Penyedia lapangan
kerja yang besar
c. Penting dalam
pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat
d. Pencipta pasar
baru dan sumber inovasi dalam kegiatan ekonomi
e. Memberikan
sumbangan dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor
Pemberdayaan koperasi yang
dilakukan secara tersistem, terstruktur dan berkelanjutan diharapkan akan mampu
menyelaraskan serta menyeimbangkan sistem dan struktur perekonomian nasional, mengurangi
tingkat pengangguran di kalangan masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi
nasional, menurunkan tingkat kemiskinan, sebagai stabilisasi di sektor riil,
dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat serta erperan serta aktif
dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
Pemberdayaan koperasi juga akan meningkatkan pencapaian sasaran di bidang
pendidikan, kesehatan, dan indikator kesejahteraan masyarakat Indonesia
lainnya.
Koperasi sebagai badan
usaha harus tetap memperhatikan kaidah-kaidah bisnis yang berlaku umum, yaitu
efisien, efektif, profesional, dan harus menghasilkan keuntungan dalam rangka
membangun dan memberdayakan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan
masyarakat. Sebagai pelaku ekonomi, koperasi juga harus mampu berinteraksi dan bekerjasama
dalam memanfaatkan lembaga-lembaga pendukung hingga infrastruktur ekonomi yang
ada demi kemajuan koperasi dan anggotanya. Agar usaha koperasi berjalan dengan
baik maka harus dikelola secara benar, sehat dan berdaya saing. Di samping itu,
untuk kemajuan koperasi yang berbasis anggota, maka kunci utamanya adalah peran
aktif seluruh anggota dalam memanfaatkan setiap pelayanan usaha yang disediakan
dan dikembangkan oleh koperasi sesuai dengan kepentingan ekonomi anggota.
2. Berikan penjelasan
anda tentang hambatan, tantangan dan strategi koperasi dalam menghadapi
persaingan global!
Hambatan koperasi
dalam menghadapi persaingan global, antara lain :
a. Proses percepatan interaksi yang luas dalam bidang
politik, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya.
b. Adanya interaksi ekonomi antar negara tersebut
mencakup arus perdagangan, produksi dan keuangan.
c. Adanya integrasi perekonomian lokal atau nasional dimana
setiap negara secara efektif merupakan bagian yang tidak otonom dari satu
perekonomian tunggal dunia.
d. Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan
setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.
e. Negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan
tarif yang tinggi untuk memberikan perlindungan kepada industri yang baru
berkembang.
f. Ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki
perusahaan multinasional semakin meningkat.
g. Kebijakan perekonomian Indonesia selama ini yang
menempatkan koperasi di posisi pinggiran yang dibuktikan dengan kebijakan kelembagaan
koperasi dalam kehidupan ekonomi masyarakat yang dilakukan dengan pola
penitipan, yaitu dengan menitipkan koperasi pada dua kekuatan ekonomi lainnya.
h. Hambatan kelembagaan dan permodalan, dikarenakan masih
tradisionalnya manajemen yang digunakan, terlalu birokratis, kurang lincah dan
fleksibel, kualitas SDM rendah, serta akses terhadap sumber modal terbatas.
i.
Hambatan budaya,
maksudnya adalah budaya kerja keras dan disiplin bangsa Indonesia termasuk sumber daya manusia di dalam koperasi yang masih jauh dari harapan. Sementara
globalisasi menghendaki adanya profesionalisme dalam melakukan usaha sehingga
dapat menghasilkan produk barang dan jasa yang berkualitas.
j.
Hambatan
teknologi, yaitu dengan semakin pesatnya teknologi di era globalisasi saat ini menyebabkan koperasi jarang untuk diperhatikan seperti dahulu.
Tantangan koperasi dalam
menghadapi persaingan global, antara lain :
a. Menjamin untuk menciptakan lingkungan yang
memperbolehkan masyarakat dalam menyumbangkan kemampuan dan menciptakan
pemecahan-pemecahan yang inovatif terhadap masalah-masalah dalam negeri.
b. Memerlukan koperasi yang terbuka dan fleksibel untuk
membangun model-model baru koperasi sehingga koperasi di masa mendatang tidak
hilang keberadaannya.
c. Lingkungan dunia usaha terutama di sekotor industri keuangan
seperti koperasi yang berubah dengan begitu cepat saat ini menuntut untuk
selalu fleksibel dan inovatif.
d. Harus mengikuti perkembangan di era globalisasi saat
ini seperti pengembangan teknologi yang baru, kelembagaan dan permodalan yang
lebih diperhatikan oleh pemerintah dan sumber daya manusia di dalam koperasi
yang berkeinginan keras dalam pengembangan koperasi.
e.
Pemberdayaan dalam
koperasi yang dapat tergusur dalam percaturan persaingan yang makin lama makin
intens dan mengglobal karena tidak adanya sumber daya yang kompetitif dan berkompeten dalam menaungi suatu koperasi.
Strategi koperasi dalam
menghadapi persaingan global, antara lain :
a. Strategi pertumbuhan yang cepat yaitu penambahan
jumlah karyawan maupun unit bisnis untuk mempertahankan bauran produk dan
jangkauan pasar dengan tujuan akan mengubah ukuran koperasi daripada ruang
lingkupnya.
b. Perubahan bauran produk dimana bauran produk yang
dirubah senantiasa berdampak pada operasi koperasi di Indonesia juga strategi
pemasaran dan strategi penjualan.
c. Perubahan jangkauan pasar dimana fokus pasar dirubah
pada bauran produk yang sama sehingga menemukan konsumen sasaran yang baru.
d. Repositioning yang bertujuan mengubah persepsi
konsumen dan atau calon konsumen akan koperasi.
e. Diversifikasi dalam kenyataannya mencakup juga
penambahan produk dan perluasan pasar yang berhubungan dengan bisnis inti
maupun bukan bisnis inti.
f.
Partnering yaitu erjasama
antara koperasi untuk menciptakan suatu keunggulan bersaing.
Selain itu terdapat
langkah-langkah yang dapat dilakukan koperasi dalam menghadapi persaingan global, yaitu :
a. Pengurus koperasi harus mampu mengidentifikasi
kebutuhan kolektif anggotanya dan memenuhi kebutuhan dalam menjalankan
usahanya.
b. Adanya efektifitas biaya transaksi antara koperasi
dengan anggota dalam koperasi sehingga biaya tersebut lebih kecil jika
dibandingkan biaya transaksi yang dibebankan oleh lembaga non-koperasi.
c.
Kesungguhan kerja
pengurus dan karyawan dalam mengelola koperasi dengan memilih orang yang
amanah, jujur serta transparan.
3.
Apa yang anda
ketahui tentang koperasi syariah?
Yang saya ketahui
tentang koperasi syariah adalah koperasi yang prinsip kegiatan, tujuan dan
kegiatan usahanya berdasarkan pada syariah Islam yaitu Al-quran dan Assunnah
dan merupakan suatu badan usaha koperasi yang menjalankan usahanya dengan
prinsip-prinsip syariah. Apabila koperasi memiliki unit usaha produktif simpan
pinjam, maka seluruh produk dan operasionalnya harus dilaksanakan dengan mengacu
kepada fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia. Untuk kegiatannya
mempunyai kegiatan usaha yang bergerak di bidang pembiayaan, investasi, dan
simpanan sesuai pola bagi hasil (syariah), atau lebih dikenal dengan koperasi jasa
keuangan syariah. Sebagai contoh produk jual beli dalam koperasi umum diganti
namanya dengan istilah murabahah, produk simpan pinjam dalam koperasi umum
diganti namanya dengan mudharabah. Tidak hanya perubahan nama, sistem
operasional yang digunakan juga berubah, dari sistem konvesional (biasa) ke
sistem syari’ah yang sesuai dengan aturan Islam.
Berdasarkan hal tersebut, maka koperasi syariah tidak
diperkenankan berusaha dalam bidang-bidang yang didalamnya terdapat unsur-unsur
riba, maysir (perjudian) dan gharar (ketidakpastian). Disamping itu, koperasi
syariah juga tidak diperkenankan melakukan transaksi-transaksi derivatif
sebagaimana lembaga keuangan syariah lainnya juga. Tujuan Koperasi Syariah
yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan kesejahteraan masyarakat
dan ikut serta dalam membangun perekonomian Indonesia berdasarkan
prinsip-prinsip islam.
Langganan:
Postingan (Atom)